Teks Anekdot
Teks anekdot
Kurtilas
(Devi Nurdianti X IPA 4)


Bel masuk telah berbunyi ,
para siswa sudah duduk manis di kelas siap untuk menerima pelajaran hari itu.
Kemudian Ibu Guru masuk dengan wajah sumringah.
"Selamat pagi anak-anak, "
sapa Ibu Guru.
"Selamat pagi Bu, " jawab
para siswa
"Emm, hari ini ada kabar
gembira untuk kita semua loh " kata Ibu Guru
"Kabar gembira apaan bu?
Kulit manggis kini ada ekstraknya? " tanya Ajib.
"Eh bukan, ini bukan iklan "
jawab Ibu Guru sambil tersenyum geli.
"Terus apaan bu? " tanya
Ajib, makin penasaran.
"Begini, sekolah kita akan
menjalankan program kurtilas"
Bedu si anak gendut langsung menyahut dengan sindiran
"Oh program pelangsing tubuh itu
ya bu, lumayan berat badanku bisa turun drastis tanpa harus diet. "
Ibu Guru terlihat bingung setelah mendengar kata-kata
dari Bedu. Kemudian Ajib menjelaskan bahwa maksud Bedu, kurtilas itu kurikulum tidak punya welas. Siswa harus
aktif, seperti tiada hari tanpa tugas. Siswa dituntut untuk berfikir terus, dan
juga berangkat pagi pulang sore. Para siswa beranggapan bahwa itu semua akan membuat
mereka jadi kurus.
Setelah
mendengar penjelasan dari Ajib, Ibu Guru hanya bisa menelan ludah, tak mampu
berkata apa-apa. kemudian dilanjutkan pelajaran seperti biasa.
OK, terima kasih. Gunakan huruf kapital pada kata pertama kata-kata sapaan --> bu-->" Kabar gembira apaan Bu?
BalasHapus